Showing posts with label Kisah Anak Sholeh. Show all posts
Showing posts with label Kisah Anak Sholeh. Show all posts

Saturday, September 14, 2013

FATHI SEKOLAAAAAH

Bismilah,,

Dari diskusi yg panjang, dan dari hasil konsultasi dengan berbagai pihak, akhirnya, kami memutuskan untuk menyekolahkan fathi, untuk sementara, harapan untuk ber-HS kami pending dulu,,

Hari ini, tanggal 12 september 2013, adalah bulan kedua sejak fathi mulai sekolah, fathi masuk sekolah mulai 15 juli 2013,tapiii sejak dua bulan itu, fathi udah sering banget gak masuk sekolah, kecapean, jadi sering sakit, makluum, mungkin kaget karna harus mandi tiap pagi,hehe.. hari ini aja nggak sekolah, hmm.. hanya bukan itu yg mau diceritain disini, tapi kegiatan sekolah dan sekolah nya fathi..

Fathi sekolah di TK Lathifiah namanya, sebetulnya judulnya sih "kelompok bermain dan TK islam lathifiah" ada day care nya juga, alamatnya deket rumah (rumah loe dimana?sok terkenal bgt), sekitar 500 meter dari tempat kita tinggal. kalo dari luar/dari jalan, tempatnya kelihatan kecil, sempit, tapi pas masuk sih lumayan besar, banyak mainan seperti TK pada umumnya, guru nya ada banyak, kalo nggak salah hitung ada 6 orang, ada ibu Ulin, Ibu Nuy, Ibu Poni, Ibu Ning, Ibu Susi dan Ibu Dini,,
Fathi  baru masuk kelas A/ TK-A, karna  Fathi baru masuk sekolah,belum pernah ikut PAUD atw playgroup dan sejenisnya, makanya dimasukin ke TK-A,,

setiap hari, begitu masuk gerbang, beberapa guru menyambut kedatangan anak2,, seneng deh liatnya, jadi kan si anak ngerasa jadi orang penting gitu disambut2,,
trus setelah masuk, ada circle time nya, walopun fathi "belum" pernah cerita tentang setiap kegiatan nya di sekolah, tapi so far, keliatannya dia enjoy..

setelah 2 bulan ini, lumayan banyak sekali kemajuannya,, diantaranya: secara akademis, fathi sudah bisa nulis namanya sendiri : eF-A-Te-Ha-I, kereeen,, trus dari sosialisasi, Fathi udh mulai banyak komunikasi dengan orang lain selain saya (ummi nya), abi nya, Abu (nenek nya), dan keluarga dekat yg dia terbiasa nyaman berkomunikasi, biasanya, dia GTM kalo ditanya sama orang yg dia anggap asing, walopun itu tante nya sndiri (tapi jarang ketemu misalnya),,
secara prilaku dan kebiasaan, fathi udh mulai ngomong kalo mau pipis, biasanya kan harus ditanya duluuu, dan ada beberapa kemajuan lain yg saya perhatikan mulai terlihat ada perubahan di diri Fathi..
tapiiiiii, selain ituuuuu, ada juga kemajuan lain yaaaaang bikin ummi esmosi, dia jadi seneng banget sama yang namanya MAIN, ok, satu hal ini memang saya harus ngalah!
jadi jadwal fathi sekarang tiap pagi setelah bangun tidur, bengong, duduk, makan (kadang2), mandi (jangan tanya gampang ato susah), dan siap2 pergi sekolah, trus pulang sekolah makan, tidur, sore nya baru boleh main, hmm..

begitulah kira2 gambaran Fathi sekolah, rutinitas yang belum biasa, tapi seru juga, tiap pagi hektik,, hihi.. alhamdulillah, kami (saya dan suami) ga terlalu memaksakan dia untuk sekolah, jadi kalo dia udah mulai ga enak badan/demam, yaa terpaksa nggak sekolah, melihat kondisi fisik dia juga memang "spesial", jadi jadwal sekolah pun harus disesuaikan, hehe..




Friday, May 17, 2013

Untukku itu sangat membanggakan

"ummiii, tuh de ai makan apa tuh", hah? "ko didiemin sama mas?", *ummi ngorek2 mulut rai, yes, dapet satu semut hitam,hmm..

 fathi sudah besar looh, sekarang dipanggilnya pun 'mas', jangan ketuker sama mas bakso yha,, mas  suka bantuin ummi jagain rai,, oiya, belom dikenalin, rai itu adiknya fathi,  namanya abdussami' al atsari, dipanggilnya rai, mas sayaaang  banget sama rai,, beberapa hari yg lalu tuh ummi lagi nyuci piring, trus rai dijagain sama mas, eeh, kecolongan deh, rai makan semut, untung ga ketelen, hihihi,,tapi rai cuek aja tuh, ga kepedesan..

eh,selain pinter suka jagain rai, sekarang mas udah cereweeeet buangets, walopun masi banyak  kata2 yg belum jelas, tapi itu sangat membanggakan buat ummi, mas juga gak pernah galak sama adiknya, walopun kadang suka jealous, tapi selebihnya mas sayaaang banget,dan itu sangat membanggakan buat ummi, mas kadang juga suka berantakin rumah, tapi mas mau diajak beresin bantuin ummi, dan itu juga sangat membanggakan buat ummi..

hmm.. fathi memang sudah besar, beberapa kali pernah tidur di kamarnya tanpa ummi (walopun masih ditemenin abi), beberapa kali suka makan sendiri tanpa disuapin (walopun masih belepotan), beberapa kali pernah mandi sendiri,  milih baju sendiri, pake baju sendiri, pake sepatu sendiri, main sendiri, walopun walopun walopun,hhh.. ummi terlalu banyak menuntut, padahal mas sudah sangat membanggakan..

semoga Allah selalu menyertai langkahmu, merahmati setiap gerak  gerikmu, dan semoga engkau jadi orang  yg berilmu,dan mengamalkannya..
ahh, apapun engkau nanti, engkau akan selalu jadi kebanggaanku..


Thursday, December 27, 2012

sertifikat asi


   









SpeCial kOmpLit

Ibarat nasi goreng, Fathi itu udah kaya nasi goreng super spesial, komplit, pake telor, sosis, keju, ati ampela, dagimg cincang, udang, cumi2, dll..

begitu hebatnya dia, sampe dr. Titi -dokter spesial tumbuh kembang anak di Yayasan Suryakanti- beberapa kali mengernyitkan dahi (bahasa sunda nya 'kerung'), saat saya menceritakan riwayat fathi dari lahir sampe sekarang, "saya amazed" katanya.., ok, bukan bermaksud membanggakan segala 'kelebihan' yg dimiliki fathi, saya hanya ingin berbagi, bercerita, as people usually says "sharing is caring" rite? mudah2an cerita ini dapat diambil manfaatnya..

Awal mula cerita diatas adalah, ketika kami (saya dan suami) ditimpa kegalauan tentang pendidikan fathi, kami ingin 'memulai' lagi, setelah sempat terhenti kurang lebih 1 tahun karena adanya anggota keluarga baru, yg mengakibatkan perhatian untuk fathi sedikit 'terganggu',  dengan kondisi fathi yang belum lancar bicaranya, maka melancarkan bicaranya dulu kami prioritaskan, kami pun memutuskan untuk meneruskan program terapi untuk fathi, namun kami memilih untuk pindah tempat terapi, yang awalnya di Perisai Husada ( perisaihusada.net ), jadi ke suryakanti ( suryakanti.or.id ), dengan pertimbangan biaya, jarak, dan kelengkapan terapis, mengingat bahwa suryakanti adalah yayasan yang khusus menangani permasalahan tumbuh kembang anak.
Berhubung kami termasuk pasien baru (walopun sudah 4 tahun kami menjalankan terapi untuk fathi), jadi kami harus mengikuti prosedur awal, biasanya kalo awal2 kan ditanya2 dulu ini itu (anamnesis ya kalo ga salah,cmiiw), kenapa begini kenapa begitu, dll.
Mulailah si dokter bertanya satu persatu,,

Tanya <---->jawab
"Riwayat lahir" : "sesar, placenta previa"
"ada komplikasi saat hamil" : "hiper emesis sampe 6 bulan"
"usia kehamilan" : "37 mggu, alasan pecah ketuban (kerung pertama)"
"berat & panjang lahir" : "2,28 kg, 43 cm kecil dok,, 'hmm,ok"
"kuning?" : "iya dok, di inkubator 15 hari,trus boleh pulang setelah bilirubinnya 10, tapi 2 hari kemudian naik lg dok,(kerung ke dua) sampe 15, jadi disinar lagi, tapi di rumah, alhamdulillah 2 hari kemudian normal"
"ASI?' : "cuma 2 bulan dok, itupun ga setiap hari, karna fathi ga bisa nyedot, ga kuat isapannya, kata dokternya, kemungkinan kuningnya itu dari ASI, jadi distop dulu (kerung ke 3,wajar sih), trus lama2 ASI nya sedikiiit bgt"

Dan saya pun dibiarkan untuk terus bercerita tanpa si dokter bertanya,, "hari ke tujuh di rumah sakit, Dokter anaknya menyarankan agar Fathi di Echo dok (Echocardiography : seperti USG tapi di jantung), karna setiap di dengarkan melalui stetoskop, jantungnya terdengar suara 'mur mur', akhirnya kami ikuti sarannya, ternyata memang benar, Fathi memiliki Kelainan Jantung bawaan,, TOF dengan tipe yang bukan cianotik ataupun sesak, dia 'ping fallo' katanya .. (dr Titi kerung lalu mengangkat dahinya seperti orang kaget),,

"Sudah Oprasi?": "sudah dok, usia 2 tahun setengah.."
"berapa kali?" : "2 kali dok, (kerung)"
 "kenapa?" : "karna masih ada sisa PS katanya dok,"
"ok, ada komplikasi?" : "hmm, fungsi ginjalnya terganggu dok, jadi harus cuci darah, tapi melalui rongga perut"
"peritonial dialisa?" iya dok, dua kali"
"hah? (kerung)" : "iya kan oprasinya dua kali, jadi PD (peritonial Dialisa) nya juga 2 kali"
"hmm,ok.. ada lagi?" : "ada dok, Cortical blindness,karna Fathi juga sempat CPR"
 "haaaah? (kerung lagi), ya ampuuun,  terus sekarang gimana? sudah ke dokter syaraf?" : "sudah dok, setelah terdeteksi Cortical blindness itu, langsung dirujuk ke dokter syaraf mata, alhamdulillah, seminggu terapi langsung sembuh, kan terus terusan di rangsang dan dikasih obat..
"berapa lama di ICU?" : "9 hari dok"
"hmmm, sekarang masih kontrol ke dokter jantung?" : "harusnya bulan mei kemarin echocardiography dok, tapi fathi skr sulit diajak kompromi, gak kooperatif, mungkin karna trauma"

hmmm, lalu dokter cantik itu sibuk menulis dengan sesekali kerung,hihi..

tanya <-----> jawab
"ok, merangkak usia berapa?" ; "9 bulan"
"Jalan?" ; "18 bulan"
kali ini si dokter manggut2..
"ada kelainan lain" ; "hipospadia dok, Alhamdulillah ala kulli haal, tapi belum oprasi"
"(kerung) kenapa?" : "mau fokus terapi dulu dok, kalo udah lancar ngomongnya, insyaAllah kami langsung agenda kan, karna takut trauma dan ngomongnya takut jadi tambah susah.."
si dokter nulis2 lagi....

tanya <------>jawab
"riwayat kesehatan, pernah kejang?" ; " kejang demam sudah 5 kali dari sejak 2 tahun yang lalu, setelah oprasi jantung ketahanan tubuhnya terus menurun, 3 bulan sekali batuk pilek, panas langsung kejang, tapi sekarang alhamdulillah sdh tidak"
"hmm, sudah EEG?" : "belum, mmm.., setiap mau EEG, susah untuk ditidurkan, kalo bangun ga bisa dok, dia trauma kalo mau di apa2in, liat suster aja dia takut"


waah, banyak sekali faktor resiko nya, hebat, Fathi kaya nasi goreng komplit..

saya tersenyum,  dan kami pun keluar menemui fathi yang lagi asyik main di tempat terapi,,

sesungguhnya anak adalah titipan Allah, dan kita wajib menjaganya, bagaimanapun keadaannya, barangsiapa yang diberi anak dengan "keistimewaan", maka sesungguhnya Allah telah melebihkan orang tuanya, dan ujian adalah tanda sayang Allah..

Hadapilah ujian itu dengan ikhlas, jangan dengan keluhan :)




Tuesday, October 4, 2011

saat buah hati sakit

Hari ini Fathi demam, plus batuk pilek meler, mungkin karna terlalu capek waktu hari ahad, ahad kemarin kami pergi ke purwakarta untuk menghadiri pernikahan kakak ku dengan sahabatku, hari itu kami berangkat dari Bandung pukul 6 pagi, tentu saja kami harus bangun dari sebelum subuh, biasanya fathi bangun jam 6 atau setengah 7, tapi karna pagi itu kami sedikit berisik, jadi dia ikut kebangun,..

Fathi memang ga pernah rewel, saat bangun itu pun dai nggak marah karna terganggu tidurnya, dia malah seneng, cumaaa, dia lagi susaaaah bgt makan, jadi pagi itu dia nggak sarapan, yaa makan 1 lembar roti siih, tapi kan gak kenyang,, 

Di tempat walimah, fathi ketemu banyak sepupunya, waah, euforia gitu dia, seneeeeng bgt keliatannya, lari2, teriak2, tapiiiii, jadi gak tidur siang, udah gitu makannya juga sedikit dan gak teratur, fathi memang ga boleh terlalu capek, doker jantung nya bilang, kegiatannya harus diatur, jangan terlalu berat aktifitasnya, yaaa namanya juga anak2, kalo lagi seneng pasti kan heboh..

naaah, setelah pulang ke bandung, cuaca di bandung juga sedang berangin -banyak angin-, ya sempurna lah, tapi yg paling utama sih qadarullah yaa, tidak ada sesuatu pun terjadi kecuali atas izin Allah, maka itu saya  kembalikan pada Allah, semoga Dia menyembuhkan buah hatiku yg sekarang terkulai lemas tak berdaya karna demam,,

Aku hanya bisa berdoa

لاَ بَأْسَ طَهُوْرٌ إِنْ شَاءَ اللهُ

أَسْأَلُ اللهَ الْعَظِيْمَ رَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ أَنْ يَشْفِيَكَ

"Allahumma Rabbannaasi adzHibilba'sa, isyfiiHii,wa antasysyaafi, laa syifaa a illa syifaauka, syifaa an laa yughaadiru saqama"

Monday, September 26, 2011

Alhamdulillah yah, sesuatu banget..

sebelumnya saya sudah bercerita bahwa jagoan kecil saya Fathi sekarang usia nya 3y8m masih speech delay, tapi sejauh ini perkembangan yang lain nya cukup baik, sangat baik malah, namun akhir2 ini, dia sudah mulai "berani" untuk lebih meng eksplorasi suara nya, sekarang dia senang berteriak2 (dulu jarang sekali bersuara, yaa sesekali dia mau keluar suaranya), dan perkembangan terahir adalah dia sudah menyebut beberapa kata yang bermakna, termasuk menyebut nama beberapa benda, daaan memanggil ummi dan abi nya.


sekarang rumah kami jadi "ramai", setiap hari fathi berteriak memanggil "ummiiiiiiiiii" atau "abbiiiiii", sesekali dia meminta sesuatu, seperti "ueh" (yang artinya adalah kue), anak memang selalu menyejukan hati, walaupun dia baru bisa seperti itu, bagi kami itu sudah luar biasa, senang rasanya saat ia memanggilku "ummi", bahagia itu berbeda setiap orang, ungkapan nya pun berbeda, kami tak henti mengucap syukur Alhamdulillah, tapi ga seperti anak sekarang yang ikut2an gaya selebritis seperti "alhamdulillah yah, sesuatu banget" :P

Saturday, August 27, 2011

Aktiiif banget

Alhamdulillah, semakin hari fathi semakin keliatan aslinya,*loh? iya, sekarang tuh dia aktiiiiif bgt, kalo pengen sesuatu, harus langsung dipenuhi, kalo nggak, siap2 aja ada kerusuhan, hhh.. 


Biasanya kalo bulan ramadhan, di rumah Abu (neneknya dipanggil Abu, bukan "abu" dlm bhs arab yg berarti bapak) selalu bikin kue kering, ananastaart, kastengel, kue coklat, hmmm sama almond cookies (yg ini mah jarang sih), naah, biasanya kan si ummi nih bantuin, otomatis sepaket kan yg dateng, abi nya ikut, dan si jagoan kecil itu ikut juga.
waktu si ummi lagi asik bantuin, eeeh, ada suara "jebraaak" kurang lebih gitu deh, setelah ditelusuri trnyata suara pintu geser yang baru dipasang, n guess what? si jagoan kecil itu matahin kunci dan patahan nya msh nyangkut di dalem, hmmm, fathiii fathiii, hebat deh kamu nak, untung nya ada tukang yg bisa dipanggil buat betulin tu kunci..

cerita selanjutnya adalah saat pulang dari dago (rumah abu), sore2 dia pingin keluar, oke deh kita main, "tapi sbentar ya mas", dia ngangguk sih, biar cepet kali, trus main lah dia sama temen2 nya (tetangga), udah agak sore banget, hampir buka, kira2 jam 5 lewat beberapa menit, aku kan harus nyiapin buat buka puasa, tapi si jagoan kecil itu tampaknya sudah tau, kalo dia mau disuruh pulang, daaan, dia lari, trus belok ke rumah ihsan langsung naik tangga rumahnya ihsan (tetangga depan rumah yang usia nya hampir sebaya dengan nya), trus jeduk, waaaaaaa, nangis deh, idung nya yang agak mancung ke dalem nyium tangga rumahnya ihsan, huuuuuu, kasian kalo udah liat gitu, sekarang di idungnya ada oleh2, hmmm


Fathi, besok2 ngapain lagi ya kamu?

Tuesday, August 2, 2011

cut hair dapet Ikan

hari jum'at tanggal 29 juli kmr udh kaya friday nightmare buat fathi, itu adalah hari dimana dia di cukur ke barber shop untuk pertama kali nya, awalnya liatin si Aa vickry yang sengaja diajak untuk potong rambut juga, kebetulan tuh si Aa rambutnya udh gondrong juga,, (yg belum kenal sama aa vickry bisa lihat di postingan sebelumnya di  http://abdurrohmanfathianaksholeh.blogspot.com/2011/07/belajar-dengan-sendirinya.html )

setelah si Aa hampir selesai, si tukang cukur yang satu nya menghampiri, tapi fathi sudah mengambil ancang2, yang tadinya digendong abi, langsung berontak pengen turun,, akhirnya tukang cukur senior (udh agak tua dan lebih kalem soalnya) mengambil alih,,


tkg cukur     : yuuu, sini yuu, biar ganteng, keren loh kalo udh dicukur
Fathi            : aaaaaah,, huuu, aaaah (sambil nendang2 meja yang ada dihadapannya)
 Wuzzzzzzz, sepertinya si bapa yang ini lbh berpengalaman nyukur rambut anak2 seperti fathi, tapi fathi kan bukan anak bayi, kekuatannya udh lumayan gede untuk nendang dan bikin si abi jadi hilang keseimbangan, akhirnya ummi pun turun tangan,, 


Duuuh, nangis nya sedih bangeet, kaya anak yang abis dimarahin trus sakit hati gituuu,, ummi janji sayang, next time biar dicukur sm ummi lg aja ya?gpp deh modelnya kaya *anak sekolah dihukum sm gurunya* juga, yang penting ga gondrong, dan yang paling penting buatmu adalah: NYAMAN, fiuhhh


setelah selesai cukur rambutt, fathi masi nangis tuuh, udh setengah jam ga berhenti juga, untung kita lewat toko ikan gitu, Alhamdulilah, nangisnya brhenti setelah kita belanja ikan yang sepelastik isi nya 16 ekor, dan coba tebak harga nya,, cuma 500 rupiah saja,, bener Lima ratus perak, hihi.. kayanya itu mah ikan buat umpan, kecil keciiiil bgt,segede2 ikan teri, sampai tulisan ini dibuat, ikan yg tadinya ada 16 itu skr tinggal 4 ekor,... ckckck,, tapi kita juga beli 1 ikan yg aga gede, harga nya 3.500 perak,lebih bagus dari yg ikan kecil2 itu, nih ikannya:

 
yang ini lumayan enak diliat






yang ini lebih enak diliat


Wednesday, July 27, 2011

role model

Beberapa minggu yg lalu, atau mungkin sebulan yang lalu (lupa), fathi lagi seneng pake pake baju,sendal, kaos kaki, yang bukan miliknya, tapi milik orang tua nya, a.k.a ummi n abi nya, mungkin memang hampir setiap anak mengalami fase ini, mereka menjadikan orangtua nya sebagai 'role model' mereka, mengapa harus orang tua nya? karena orangtua adalah sahabat terbaik mereka sejak dilahirkan.
kadang si anak ingin seperti ayahnya, maka dia sibuk pake sepatu atau baju ayahnya utk pergi k kantor (anak laki2 yaa),fathi kalo udah dengar adzan, langsung sibuk cari kopiah abi nya, trus pake sarung,hihi.. lucu deh.. atau anak perempuan yang suka ikut ibu nya dandan,pake sendal/selop sambil berjalan berlenggok, mungkin dia pikir, "aku ingin seperti ibuku",dan masih banyak contoh lain, dan semuanya pasti ngegemesin.
maka kita sebagai orang tua, hendaknya memberi contoh yang baik untuk anak2 kita, jadilah sebagai 'role model' yang memang pantas untuk diteladani, Rasulullah shalalohualaihi wassalam pernah bersabda "sebaik2 pemberian seorang ayah pada anaknya adalah memberikan teladan  dan akhlak yang mulia" (al hadits)

dan ini gaya nya fathi kalo lagi pake sendal abi, dan baju ummi,hehe.


fathi pake sendal abi kalo ke mesjid
pake jaket ummi
 

Tuesday, July 26, 2011

tHe Stroy begin

Udah lamaaaa banget pengen nulis cerita ini, tapi baru terealisasi sekarang, gapapa lah, mudah2an bisa diambil ibrohnya.. selamat menyimak..

Part l

akhir November 2007

Alhamdulillah, kandunganku saat itu sudah hampir memasuki usia 7 bulan, karena rumah kami jauh dari orang tua, kami memutuskan utk pindah ke kampungku, biar pas lahiran deket sama org tua, maklum anak pertama.. belum punya pengalaman melahirkan.. rumah kontrakan nya tak jauh dari rumah org tua ku, kira2 15 menit perjalannya, rumahnya lumayan nyaman, besar, kami sudah menyiapkan segala sesuatunya,termasuk box bayi, kebetulan ada warisan dari kakak iparku..

awal Januari 2008

aku dan suamiku berbincang di sore hari yg cerah

aku; "yang, kita mulai nyari bidan yuk?"
suami: "ayo aja aku sih, yang deket2 sini atau kenalan si mamah aja?"
aku;"mendingan deket2 sini aja sih, biar ga repot kalo deket kan enak"

dari awal kehamilan aku dan suami rajin memeriksa kan kandunganku ke dokter, setiap bulan di USG, alhamdulilah, kandungannya baik2 saja, posisi nya jg bagus, kepala sudah di bawah, hanya saja beratnya masih kurang, bayi ku hanya 2 kg saja saat terakhir USG (usia 7 bulan), makanya kami berdua memutuskan untuk melahirkan dgn bantuan bidan saja, karna selain biaya nya lebih terjangkau, lagipula kondisi kehalmilanku kan baik2 saja, posisi nya juga bagus..tapi kami tetap memeriksakan nya ke dokter juga, untuk USG dan sebagai tambahan acuan kesehatan kehamilan...
kami berdua mulai mencari2 bidan yang kira2 pengalamannya banyak dan bagus track record nya, akhirnya kami dapat satu nama bidan, dekat rumah, jalan kaki juga bisa, alhamdulilah, setelah bertanya tanya, sepertinya cocok,orangnya baik, biaya nya murah hanya 500 ribu sudah termasuk dibuatkan akte kelahiran,, wah, poko'nya sdh tenang deh, sekalian aku periksa kehamilanku, bidan itu bilang, posisinya sdh bagus, kalo dihitung dari terahir haid, perkiraan lahir tgl 13 februari 2008 (hmm,sama dengan tgl lahirku,hehe.. ternyata masih lama),yang jelas kami sudah tenang.

17 Januari 2008

Pagi itu mama ku mau pulang, setelah semalam menginap di rumah,
mama: " mama pulang dulu ya, kalo ada apa2 mah tlp aja, deket ini lah"
aku: "iya gpp,belom ada tanda2 tuh, masih lama atuh tanggal 13 februari,sebulan lagi.."
mama pulang diantar suamiku,, seperti biasa, pagi2 kegiatanku ya nyuci baju, krna kami ga punya pembantu,jadi pekerjaan ya dikerjain sendiri, tapi suamiku banyak bgt bantu, jadi ga terlalu berat..
pagi itu banyak banget cucian, karna sehari sebelumnya aku ga nyuci, jadi cucian 2 hari di rapel deh,, tiba2 aku kepingin pipis, untung suamiku sudah pulang stelah nganter mama ku, saat dilihat di kamar mandi, ko ada cairan bening kaya keputihan,, aku tanya mama lewat tlp, mama tanya "ada slem/darah ga?" ga ada sih, cuma cairan agak kental bening aja,tapi ko keluarnya kaya pipis,kadang2 banyak, kadang berhenti, akhirnya mama ku balik lagi ke rumah, mungkin khawatir terjadi apa2.
mama menyarankan ke dokter aja biar jelas, dokter bilang kalo itu ketuban yang pecah, tapi keluarnya merembes karna ada plasenta yang tiba2 jadi ke bawah menghalangi jalan lahir (padahal baru 2 minggu yang lalu aku periksakan kandunganku,hasil USG baik2 saja, hanya berat nya saja yang kurang), akhirnya aku dirujuk ke Rumah sakit di kota Bandung yang peralatannya lebih lengkap, karna menurut dokter. aku harus menjalani oprasi caesar,, fiuhh

Part ll

18 januari 2008

Deg degan, masuk ke Hermina,
suster nya baik baiiiik semua, aku langsung di angkat dan duduk dikursi roda, padahal kondisiku baik2 saja, hanya ketuban yang terus menerus keluar kaya keputihan, ngerembes terus, so far sebenernya aku masih bisa jalan, tapi pake kursi roda enak juga sih..
setelah masuk ruang melahirkan, suster datang bertanya ini itu, riwayat kehamilan, mulai keluaranya air ketuban dan bla bla bla..
suster: ibu rujukan nya ke dokter siapa?
aku: siapa aja asalkan perempuan dan muslimah
suster: dr Tina dewi gpp ya?beliau muslimah
ok, tengah malam beliau baru bisa visit k kamarku, lalu USG,
dokter: "bayinya masih kecil banget, kalo dkeluarin sekarang paru2nya blm sempurna, ibu ada mules?"
aku:"ga ada dok"
dokter:" kalo gitu tunggu dulu deh, biar kita cukupin dulu berat bayi nya,trus biar paru dan organ lain nya cukup sempurna dulu, baru kita liat lagi"
jadi aku harus nunggu sampai 3 hari dengan kondisi air ketuban yang ngerembes,tp dokter bilang gpp, udah gitu aku jg dikasi injeksi yg langsung ke janin, katanya untuk perkembangan paru.

the day was come

21 januari 2008 - pukul 8 pagi

dokter nyuruh aku ke ruangannya untuk USG,aku ditemani ibu mertua dan kakak ku yg pertama..
ternyata hasilnya posisi plasentaku masih dibawah, sehingga menghalangi jalan lahir, istilah medis nya plasenta previa, dokter bilang sore ini harus oprasi sesar, hmmm kami semua menghela nafas panjang,, "Alloh menakdirkan ini pasti jalan yg terbaik" aku berbisik dalam hati.. bukankah Alloh berfirman dalam surat At thalaq yang artinya “Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.” (QS ath-Thalaaq 3).

Abu (panggilan ibu mertuaku) tampak tenang, begitu juga teh ani (kakak ku yg paling besar), melihat mereka seperti itu, maka aku pun menjadi tenang, padahal saat itu campur aduk perasaanku, aku serahkan semuanya pd Alloh, Dia menggenggam segalanya.

21 januari 2008 - pukul 4 sore
masuk ruang oprasi, badanku gemetar, suster menyuruhku tenang, karna jarum suntik untuk infus susah masuk, aku paksakan untuk berdzikir semampuku, dokter anastesi menyapaku ramah, memperhatikanku, lalu berkata "bu, bius nya lokal aja ya" kujawab "yang terbaik aja dok"
3 dokter dan 2 suster menemaniku dalam ruang oprasi, walaupun sadar, tapi aku tak bisa melihat proses oprasinya, karna wajahku ditutup kain, perutku memang terasa seperti diaduk aduk, tapi tak ada rasa sakit sedikitpun,
--pukul 4.16--
bayiku lahir, alhamdulilah, laki2, beratnya hanya 2,280 kg dengan panjang 46cm, putiiiih, masyaAlloh, aku diizinkan menciumnya sekali, lalu aku terlelap nyenyak, saat bangun dokter sedang berbincang dengan suamiku, sayup2 kudengar kurang lebih begini
^dokter:   "pak, ini plasenta nya nempel, kalo dipaksakan bisa pendarahan, ada kemungkinan ibu nanti di kuret, atau jika tidak bisa juga,mungkin rahimnya harus diangkat, tapi saya mau observasi dulu 2 hari, siapa tau bisa dgn kuretase, kasihan kalo harus diangkat rahimnya, masih muda"
^suamiku:  " gimana baiknya saja dok"
setelah itu aku tdk mendengar apa2 lagi, mungkin obat bius itu sedang bekerja menidurkanku, hmmmmm
saat terbangun untuk yg kedua kalinya, aku sudah siap untuk dipindahkan ke ruang intermedit dengan plasenta yg masih menempel.


23januari 2008 -pukul 8 pagi-

Dokter: "gimana kabarnya bu?"
Aku: "dok, tadi malam perut saya sakiiiit banget, kaya ada yg mau keluar,trus badan saya merinding,ga enak.."
Dokter: "yuk periksa dalam dulu yaa"
*&%$p*$# (ibu2 yg pernah melahirkan pasti tau gimana rasanya),
Dokter: "wah ibu, tenang ya bu, tahan sakit sedikit (sambil panik, trus tangan kirinya nahan ke bagian luka bekas oprasi ku,hmmmm,, yg kanan ngeluarin 'sesuatu' dari perutku,), alhamdulilah bu, plasenta nya keluar, ini yg bikin ibu ga enak td malem (sambil nunjukin segumpal daging yg terburai sebesar tubuh bayi baru lahir, iyaks)"
jadi aku melahirkan dua kali, satu lewat oprasi (fathi keluarnya lewat perut,tanpa tekanan,ehehe), yg satu lagi plasenta lewat V*****, alhamdulilah, aku ga perlu kuretase, Alloh memang baik, wamayyataqillaha yaj'allahu makhroja..


Part lll

Ujian itu belum selesai sampai disitu, bukankah alloh telah berfirman dalam surat al ankabut ayat 2-3,yg artinya  "Apakah menusia mengira bahwa mereka dibiarkan mengatakan : “kami telah beriman” sedang mereka tidak diuji lagi ?" hhhhhhhhh
Fathi, kami menamai nya Fathi, yang artinya pembuka, kami ingin dia menjadi pembuka rahmat dari Allah untuk kami, pembuka pintu rezeki, pembuka hidayah, pembuka kunci ilmu, dan yang lain nya, dia begitu hebat, dokter Tina bilang kalo rahim ku ada sedikit kelainan pada letaknya, posisi rahimku berada diujung panggul, sehingga rawan keguguran, tapi janin ibu kuat, jadi dia bisa bertahan dengan kondisi yg seperti itu,, masyaAllah, Fathi,engkau memang anak yg kuat..
Setelah dilahirkan, karna beratnya yg dibawah rata2 (bblbr-cmiiw), jadi fathi harus masuk ruang perinatologi, disitu dirawat intensive, qadarullah, hari kedua, bilirubin nya tinggi, dia kuning, jadi harus di sinar di dlm inkubator.

25 januari 2008

aku dibolehkan pulang, tapi fathi nggak, dia masih harus dirawat di perinatologi, sediiiiiih bgt,  Dokter anak yang nanganin dia manggil aku dan suamiku, ada yg harus dibicarakan katanya.. kupikir apa lagi ya Allah, aku hanya minta diberi ketabahan dan keikhlasan dalam menghadapinya..
Dokter (Ali Usman namanya): " maaf pa, saya dari awal nanganin anak bapak,sepertinya ada sesuatu dijantungnya, saya mendengar ada suara 'mur mur'(begitu istilahnya), dan bibir sama kukunya terlihat agak biru jika menangis, saya khawatir ada kelainan di jantungnya, saya sarankan anak bapak dan ibu di echocardiography" sambil nulis surat rujukan ke Dr Sri Endah (dokter spesialis jantung anak)

Entah karna masih shock, atau ga mudeng, atau ga sadar, aku ga percaya sama kata2 dokter, tapi air mata ini mengalir dgn sendirinya,, kami keluar dengan langkah gontai, seperti melayang rasanya,, belum selesai masalah kuningnya, sekarang ada masalah baru lagi?hhhhh

30 januari 2008

Berbekal surat rujukan dari Dr Ali Usman, kami membawa Fathi untuk Echocardiographi (seperti USG, tapi di bagian dada/jantung), setelah kurang lebih setengah jam kami menunggu, hasilnya keluar,, Dr Sri Endah yangcantik dan ramah itu menyapa kami dengan santai, dia gak tau aja, aku dan suamiku deg2an kaya naik roller coaster
Dr Sri: Ibu, Bapak, Anak ibu memiliki kelainan jantung bawaan, dari hasil echo, kelainan yang terlihat adalah Tetralogy of fallot, ada 4 kelainan, (Haaaaaah? empat sekaligus? bukan satu? atau dua? tapi empat, ya 4?), lengkap sudah perasaanku saat itu, campur baur, air mata terus mengalir deras, laahaula walaa quwwata illa billah.

Dokter menenangkan kami berdua, dia bilang jangan khawatir, banyak yang kasusnya lebih parah dari fathi, kami dianjurkan untuk control setiap bulan, sampai umurnya 1 tahun, karna 1 tahun adl waktu yg pas untuk oprasi.

------------------------^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^------------------------------------------
Alhamdulilah, sekarang fathi sudah berusia 3 thn setengah, sudah menjalankan oprasi di usia 2 tahun, dan sekarang dia sudah sehat, pintar, kuat, sholeh dan menjadi kebanggaan ummi dan abi nya..
Barakallohu fiik yaa bunayya, inni uhibbuka fillah

maaf kepanjangan, lain waktu aku posting tentang hari2 kami di RS jantung Harapan Kita, banyak ibrohnya insyaAllah.

Friday, April 1, 2011

Fathi Akting

Hhmmm, lagi2 dia bikin deg degan, kemarin fathi si anak sholeh itu, nangis kesakitan sambil nunjuk jempol kaki kiri nya,saat dilihat, memang agak merah, langsung saya kasih minyak kayu putih, setelah berapa lama, saya sentuh lagi, dia tdk menjerit seperti sebelumnya,ooh mungkin sudah sembuh.. tak lama abi nya pegang lagi sambil nanya
"masih sakit de?"
eeeh, dia malah nagis lagi, trus ga mau berdiri, kalo dipaksa berdiri, dia kaya yg kesakitan banget, ya udh akhirnya digendong sama abi nya,dibiarkan beberapa menit,lalu kusentuh lagi, dia nangis lg,(tanpa air mata siiih),duuuh,knp ya? sampai saya dan suami bingung,
"coba kasi odol" kata suamiku,
sambil di gendong,jempolnya saya kasi odol, dia diam,ga nangis,ahh lega..,tapi kemudian dia ingin sesuatu yang jaraknya mengharuskan dia berjalan, tapi dia langsung minta gendong abi nya (dua tangannya diangkat berharap digendong),
"loh,bukannya udh sembuh?" kata suamiku,
trus jempolnya disentuh lagi, dia nangis lagi,, (tanpa air mata juga,huuuu ogo) mmmm,, lama2 ko kaya manja ya? tiap dia ingin sesuatu dia langsung minta digendong sambil nangis yg ga keluar air mata nya "huuuuuhuuuuuhuuu..." akhirnya kami mencari akal,, dia digendong dibawa ke belakang, trus didudukin di kursi,  aku dan suamiku pergi ke depan, awalnya dia nangis (lagi2 tanpa air mata),tapi kami biarkan,sambil melihatnya dari jendela, dan dia ga sadar kalo ummi dan abinya sedang "mengintai",, huummmmm, ternyata setelah 'dicuekin' selama beberapa menit, dia turun sendiri dari kursi,trus dia berjalan2 seperti tdk terjadi apa2 pada kakinya, trus dia tarik2 kursi,dia angkat2,duduk,berdiri,main sendiri di belakang, tanpa sadar kalo dia lagi 'diintai',sampe2 saya video deh tuh tingkahnya hihihi.. setelah itu kami samperin,, guess what? dia langsung nangis sambil jalan setengah terpincang2 seolah menahan sakit di kakinya....trus dia angkat kedua tangannya mengarah ke si abi (berharap digendong dengan wajah memelas)  "huuuuuuuu...."
"ade bukannya udh bisa jalan? nih umi tadi kan liat ade pake hp,nih videonya" sambil kutunjukan video yg tadi.. eeeeh, dia malu2 sambil ketawa sendiri.. iiiiiy, ade boong yaaaa? dia berhenti ketawa,malah nangis ga mau kalo aksi nya ketauan.hehehe.. fathi,, fathii,,  pinter kamu nak,, mungkin memang ada masa nya dia begini,, semoga engkau menjadi anak sholeh,aamiin.

Thursday, March 10, 2011

SAAT DIA BISA MELAKUKAN SEGALANYA



Anak2, memang setiap tingkahnya menggemaskan, Fathi, anakku yg sholeh itu,suka banget sama cake,biscuit,pokonya kue2 yg rasanya manis, apalagi brownies,hmmm,, bukan Cuma dia sih yg suka, ummi sama abi nya jg doyan banget.
Ceritanya, di hari ahad sepulang kajian (ta’lim), kami bertiga menahan lapar sepanjanng perjalanan pulang, biasaaa, macet,, klasik yaa? Yaah, kita cuma bisa sabar aja, sesaat setelah sampe rumah, brownies yg tadi aku beli di tempat kajian, langsung diserbuu.. semua lahap, seru deh, tapi.. aku cepat2 sadar, kalo kita ini orang Indonesia, jam segitu (waktu itu udah hampir jam 12) belom makan nasi, soalnya pagi2nya ‘cuman’ sarapan lontong kari beli di jalan (hihi..padahal lontong kan dari nasi juga?), aku langsung menyiapkan makan di meja makan (masakan nya juga beli di jalan, kalo hari ahad,hari libur memasak dirumah).
Brownies yang sudah tinggal setengahnya itu,aku amankan di atas kulkas, tiba2 Fathi teriak, dia ga terima browniesnya di ambil, kukatakan padanya “sayang,makan nasi dulu, nanti kalo udah makan nasi, boleh makan brownies lagi”, dia memang mendengarkan, dan berlalu begitu saja, aku sibuk menyiapkan makan, suamiku sibuk entah dimana (biasanya sih baca buku, atau di depan laptop), lalu kudengar Fathi mendorong kursi makan mengarah ke kulkas, aku hanya memperhatikan dan bertanya tanya,”mau apa ya ni anak?”, ternyata oh ternyata, dia langsung ambil browniesnya, tanpa basa basi, “subhanalloh, sekarang Fathi udah gede ya? Udah bisa ngapa ngapain sendiri”, dia hanya tersenyum,maniiis banget.
Dan setelah kejadian itu, tidak ada “tempat yg aman” lagi untuk menyimpan barang, sekarang , si anak sholeh itu sudah pintarr, kalo mau sesuatu/barang yg disimpan ditempat yg agak tinggi,tanpa minta tolong, dia langsung dorong kursi ke arah tempat yg dituju, ckckck.. masyaALLOH,, Alhamdulilah, terimakasih ya Alloh, atas karuniaMU, memiliki anak sholeh seperti dia sudah cukup membuat kami bahagia.